Selasa, 26 Agustus 2014

SATU LAGI ,, KUTEMUKAN WANITA BERHATI BENING”



Aku  menemukan satu lagi wanita “berhati bening” setelah ibuku, ya dia wanita yang sangat lembut , berhati emas, aliran aliran KASIH yang Tuhan letakkan dalam hidupnya begitu besar dan luar biasa, aku akui aku bukanlah manusia yang cakap melihat hati seseorang, bahkan bukan pula seorang psikolog yang punya keahlian melihat karakter orang lain, tetapi aku sangat percaya dengan apa yang aku rasakan, bahwa aku berani menyimpulkan apa yang kurasakan dan apa yang kulihat dari hidupnya, semua adalah “BUAH yang manis” yang sudah dikecap dan dinikmati oleh banyak orang.

Ibu Rohaniku (Pdt. Ruth Runkat)
Aku bukan seorang pujangga dan  tidak ahli dalam menyanjung seseorang dalam kata – kata yang  terangkai indah, tetapi ditulisanku ini aku hanya ingin membagikan sesuatu apa yang Tuhan perlihatkan padaku bahwa masih ada orang - orang  seperti ini ditengah – tengah  kita, karena akhir - akhir ini dunia semakin kejam , kasih akan kebanyakan orang semakin tawar, tidak berasa apa -apa bahkan sangat  DINGIN !!

pertama kali aku mengenal sosok beliau kira – kira 5 tahun lalu tepat pada tahun 2009.

            Rangkulan pertamanya masih jelas tersimpan dilubuk hatiku, rangkulan kasih yang begitu nyaman, kasih TUHAN yang dia pakai sehingga membuatku merasa berharga, merasa diterima, merasa bahwa aku masih sangat berarti, aku masih ingat ketika aku datang dan mulai mengenal sosoknya, dengan keadaan yang pupus harapan,dan seolah tak mau mengingatnya lagi, dia menatapku begitu dalam dan mendengar setiap jeritan hati yang mulai aku curahkan padanya kala itu, diatas tatapanku yang kosong tentang hidup ini,  dengan kasih TUHAN yang ada padanya dia memberiku  motivasi dan kekuatan, seperti sebuah suntikan semangat yang kuterima saat itu, aku masih ingat waktu itu bertepatan dengan acara retreat paskah di cipanas, aku duduk dibarisan paling belakang dalam sebuah KKR dan tanpa kusadari dia menghampiriku, dan mulai mendoakanku, teduh sekali hati ini setelah didoakannya, memang tepatlah julukan kepada beliau 
 “ibu rohani” ya dialah wanita berhati bening yang aku maksud. Dan andaikata"malaikat" dapat kusejajarkan dengan dia, layaknya seperti ibuku.


             Andaikata aku seorang penulis handal yang sudah menerbitkan ribuan buku,pasti nama ibuku  dan nama  beliau akan berada di halaman paling depan di buku yang kutulis, aku menulis ini bukan karena aku mengidolakan seseorang atau mengelu – elukan kebaikan seseorang, tetapi semata- mata karena aku sangat diberkati melalui hidup beliau, Buah yang manis yang sudah banyak dinikmati orang lain termasuk aku !

Dan betapa yakin nya aku bahwa kelak beliau akan terpilih menjadi salah satu

“Penghuni Taman TUHAN”  di surga nya yang KEKAL !

Dan aku berharap aku bisa meniru teladannya, dalam kasihnya, perbuatannya, perkataanya yang memberkati, dan berharap akan banyak lagi orang - orang seperti dia dan mereka layak ditempatkan pada barisan “wanita -wanita berhati bening

Dan aku yakin, aku pasti menemukannya hari ini, esok, sehingga di dunia ini akan dipenuhi dengan manusia yang berhati tulus, berkasih bening .

Mungkin itu adalah anda  dan saya !!!  SEMOGA  !!


                                         
                                     
                                                 
                                         

                                    By  : Pesta uli Pangaribuan