Aku menemukan satu lagi wanita “berhati bening”
setelah ibuku, ya dia wanita yang sangat lembut , berhati emas, aliran aliran
KASIH yang Tuhan letakkan dalam hidupnya begitu besar dan luar biasa, aku akui aku
bukanlah manusia yang cakap melihat hati seseorang, bahkan bukan pula seorang psikolog
yang punya keahlian melihat karakter orang lain, tetapi aku sangat percaya
dengan apa yang aku rasakan, bahwa aku berani menyimpulkan apa yang
kurasakan dan apa yang kulihat dari hidupnya, semua adalah “BUAH yang manis”
yang sudah dikecap dan dinikmati oleh banyak orang.
![]() |
| Ibu Rohaniku (Pdt. Ruth Runkat) |
Aku bukan seorang pujangga dan tidak ahli
dalam menyanjung seseorang dalam kata – kata yang terangkai indah,
tetapi ditulisanku ini aku hanya ingin membagikan sesuatu apa yang Tuhan
perlihatkan padaku bahwa masih ada orang - orang seperti ini ditengah – tengah kita, karena akhir - akhir ini dunia
semakin kejam , kasih akan kebanyakan orang semakin tawar, tidak berasa
apa -apa bahkan sangat DINGIN !!
pertama kali aku
mengenal sosok beliau kira – kira 5 tahun lalu tepat pada tahun 2009.
Rangkulan pertamanya
masih jelas tersimpan dilubuk hatiku, rangkulan kasih yang begitu nyaman, kasih
TUHAN yang dia pakai sehingga membuatku merasa berharga, merasa diterima,
merasa bahwa aku masih sangat berarti, aku masih ingat ketika aku datang dan
mulai mengenal sosoknya, dengan keadaan yang pupus harapan,dan seolah tak mau
mengingatnya lagi, dia menatapku begitu dalam dan mendengar setiap jeritan hati
yang mulai aku curahkan padanya kala itu, diatas tatapanku yang kosong tentang
hidup ini, dengan kasih TUHAN yang ada padanya dia memberiku motivasi dan kekuatan, seperti sebuah suntikan
semangat yang kuterima saat itu, aku masih ingat waktu itu bertepatan dengan
acara retreat paskah di cipanas, aku duduk dibarisan paling belakang dalam
sebuah KKR dan tanpa kusadari dia menghampiriku, dan mulai mendoakanku, teduh
sekali hati ini setelah didoakannya, memang tepatlah julukan kepada beliau
“ibu
rohani” ya dialah wanita berhati bening yang aku maksud. Dan andaikata"malaikat" dapat kusejajarkan dengan dia, layaknya seperti ibuku.
Andaikata aku
seorang penulis handal yang sudah menerbitkan ribuan buku,pasti nama ibuku dan nama beliau akan
berada di halaman paling depan di buku yang kutulis, aku menulis ini bukan
karena aku mengidolakan seseorang atau mengelu – elukan kebaikan seseorang,
tetapi semata- mata karena aku sangat diberkati melalui hidup beliau, Buah yang manis yang sudah banyak dinikmati orang lain termasuk aku !
Dan betapa yakin nya
aku bahwa kelak beliau akan terpilih menjadi salah satu
“Penghuni Taman TUHAN” di surga nya yang KEKAL
!
Dan aku berharap aku
bisa meniru teladannya, dalam kasihnya, perbuatannya, perkataanya yang
memberkati, dan berharap akan banyak lagi orang - orang seperti dia dan mereka
layak ditempatkan pada barisan “wanita -wanita berhati bening”
Dan aku yakin, aku
pasti menemukannya hari ini, esok, sehingga di dunia ini akan dipenuhi dengan
manusia yang berhati tulus, berkasih bening .
Mungkin itu adalah
anda dan saya !!! SEMOGA !!
By : Pesta uli Pangaribuan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar