Rabu, 26 November 2014

"ARTI SAHABAT"



MESKI TERLAHIR SENDIRI, NAMUN KEHADIRAN PARA SAHABAT BEGITU BERARTI

                                                                                     SAHABAT !! 
Hatiku tertegun mendengar kata ini, karena aku punya berlaksa - laksa cerita tentangnya 
 SAHABAT … terima kasih telah menemani separuh perjalanan hidup ini,  sahabat adalah mantan teman yang berubah status jadi sahabat karena begitu eratnya hati terpaut sehingga ada satu ikatan yang membuat aku sulit terlepas dari mereka.

Awalnya  begitu sulit mengenalinya, begitu sulit membaca suasana hatinya, tetapi lama -lama kami semakin belajar untuk semua keadaan disekitar kami. Terkadang begitu cepat menyimpulkan siapa sahabat, bagaimana sifat buruknya, makananan kesukaannya, kebiasaan konyol yang dilakukannya, cara bicaranya, dan cara mereka tertawa pun tak luput dari penilaianku, kadang aku bak juri handal yang tau semua seluk beluk kelemahan dan kelebihannya , malah gokilnya lagi terkadang aku lebih tau pria mana yang lebih pantas untuk pendamping hidupnya kelak,, hhmmm parah kan ?? nah sotoy nya tuch disini… :D (**udah kayak dukun aja hihihihi  :D)
Tetapi anehnya lagi kehadiran mereka tuh begitu berarti banget , sumpah..sumpahhhhhh demi apa ya ?? hehehe pokoknya sumpah demi kau dan sibuah hati terpaksa aku harus… 
(**lagu kesukaan mak gue  wkwkwkwk  :D)
Hahhahha,, ya pokoknya sahabat gak ada matinya  dech buat gue ..lho ko bahasanya  berubah lagi nih
Oke..oke lanjut guys,,serius nih…. ;)

Yach itulah sahabat , semua rasa menyatu padu, ntar marah baikan lagi, ntar kesel  adem lagi, kecewa,ngomongin ,trus curhat ma temen yang lain berharap dibela gitu ,, hahhahha tapi ternyata baikan lagi. Ya itulah sahabat , kan sahabat juga sama kayak gue sama - sama manusia ,  kecuali loe berfikir kalo gue sahabatan nya sama robot, tapi kan gue sahabatannya sama manusia guys ckckkcck.. 

Tapi ada satu yang beda dari persahabatan kami guys,, kadang udah marah, dan bête  bingits                 (*idih pake bingits = bahasa si chels’ nih , salah satu sahabat gue juga guys, tapi korban sinetron GGS gitu hahahha) #peace ahh ;) Tapi bedanya persahabatan kami tu gak pake benci - benci ahh gak enak benci mah,, ntar ngondek  lagi hahhha  banci keless …..

             Persahabatan kami dibedakan oleh KASIH, kasih yang mengikat kami, sehingga kami tak perlu      kemana -mana  untuk mencari sahabat yang sempurna karena kami adalah bagian dari yang sempurna itu, kami akan tetap disini , ya disini terus menanti sampai persahabatan diantara kami dikekalkan oleh waktu, meski pada akhirnya jarak pasti akan memisahkan kami yang  BERSAHABAT”   

                  Akan banyak kenangan manis bersama para sahabat, curhat colongan sebelum tidur, tertawa terbahak bahak  tanpa memikirkan tetangga uring – uringan ckckkckc, bercerita tentang mantan pacar, mantan gebetan , mantan nya mantan, pokoknya yang berbau mantan dikupas tuntas dech bareng sahabat… hahahaha,  terkadang juga sifat kami yang masih kekanak - kanakan masih sesekali muncul ketika punya masalah, padahal semua keadaaan menuntut kami harus dewasa, yach harusnya sich begitu, TAPI itulah polosnya persahabatan ini,,masih natural banget, gak perlu  dipoles dengan kepura - puraan.

             Kami gak berusaha tegar padahal sebenarnya kami rapuh, gak pura  - pura baik2, padahal sebenarnya hati sedang sakit, kami gak butuh perasaan yang dibuat - buat ,  semua mengalir begitu saja,  ya seperti yang  gue  sebutin tadi,  disinilah letaknya perbedaan persahabatan kami, yaitu KASIH tadi. 
Bukan KASIH yang berasal dari diri kami sendiri, tetapi dari KASIH Tuhan yang  sengaja  IA letakkan dihati kami masing  - masing ,  meski berasal dari latar belakang yang berbeda, suku yang beda pula, pokoknya semua beda. Yang buat kami bisa satu dan sama ya Cuma KASIH itu. 

Guys.. itulah arti sahabat  yang selalu menaruh kasih setiap waktu, bahkan lebih daripada seorang saudara, meski kami sadari kami terbatas, kami banyak kekurangan, kelemahan, terkadang juga kami harus rapat paripurna untuk ngebahas kelemahan kami, apa yang kurang dari kami, untuk sekedar minta maaf kami harus lakukan itu, yach.. biar makin kinclong dari semua pembenaran diri  kami , karena sahabat yang sebenarnya adalah seseorang yang  berhasil membuat kita mengenal siapa diri kita, mengenal kelemahan sendiri, tetapi masih  bersedia menjadi sahabatmu, bukan hanya sekedar membuatmu nyaman, senang, dan membanggakan kelebihanmu, tetapi yang mengasihimu dengan segala kekurangan dan kelebihanmu, SAHABAT adalah dia yang tau apa yang dia miliki ketika bersamamu,  bukan dia yang menyadari siapa dirimu setelah dia kehilanganmu.

            Dan  kami selalu bawa persahabatan ini di bawah kaki Tuhan, karena kami sadar kami terlalu lemah menanggung  semua kelemahan kami, persahabatan kami akan terus berlangsung sampai kami tua, sampai kami renta, sampai wajah cantik kami keriput, sampai kami mulai pikun.  Pikun akan bagaimana rasanya itu berpisah.

Karena persahabatan kami didasari oleh KASIH, dipertemukan oleh rencanaNya , diperkenalkan oleh butuhnya seorang sahabat bagi kami, dipertahankan oleh kuatnya hati kami, dan diteguhkan dengan kokoh oleh TUHAN kami,  dan kasih diantara kami akan mengakar begitu kuat dan  dalam,  sehingga tidak satupun dapat memisahkan kami dari KASIH Tuhan, bahkan “Maut” pun tidak !!!

            “persahabatan tak kenal perasaan kecewa, persahabatan kan kekal bila Tuhan beserta,
Sampai waktunya tiba, pulang  ke rumah-Nya, waktu hidup tak panjang, bersahabatlah …”

Ku Dedikasikan untuk para sahabat hidupku  di ‘rantau” ini    :


( Susan Liman, Rini Kembuan, Nina Pantow, Eunike Rumengan, Meyshen Watuseke, Elizabeth Siahaan ,  Chelsy Sandy ,Vonne Sumilat, Norma Trifena, Riry Sitanggang )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar