Senin, 15 September 2014

PERNAH BAHAGIA DENGANMU, KENANGANNYA ITU LETAKNYA DISINI !!


I wish  I had missed, the first time that we kissed

“If  you ever leave me baby,
Leave some morphine at my door
Cause it would take a whole of medication
To realize what we used to have, we don’t have it anymore “

       Sepenggal lirik lagu ‘it will rain’ milik penyanyi favoritku, 
agak membawaku sedikit pada kenangan kenangan dulu ketika masih bisa  bersamanya , tetapi untungnya tak se-ekstrim lirik tersebut, aku tidak butuh morphine untuk membuatku  tersadar bahwa kisah indah itu bukan milik kita lagi, meski harus  aku akui bahwa hati ini masih  berat dan terasa sakit melaluinya sendiri.
  Masih segar dibenakku betapa kuatnya  hati ini menahanmu untuk tidak berlalu., mengingat usahaku memelihara hatiku, kadang  aku merasa muak jika sesuatu mengharuskanku untuk mengenangmu.  Meski tak dapat kupungkiri banyak kisah indah yang pernah kita alami berdua. 

Bahagiaku pernah hidup sebentar denganmu
Bahagiaku pernah menjadi wanita yang menyentuh relung hatimu
Walau aku tau sudah tak bisa lagi kumelangkah mendekatimu, sudah terlalu jauh setelah hati itu bukan milik ku lagi,
Ketika bayangmu berlalu,,,,
 Aku belajar hidup setengah mati,  karena aku tak menginginkanmu sekali lagi,

butuh waktu lama untuk merasa baikan, bersyukur kupunya Tuhan yang MAHA tau,  yang selalu menunjukkan lebih awal yang terbaik dari yang kuanggap baik dan seandainya kau kembali, aku sudah terlalu tangguh untuk jatuh lagi, untuk sakit lagi.  Tetapi kujamin itu takkan pernah terjadi, 
 
Karena cinta masih tetap mengembara, sampai ia menemukan tempat yang pantas untuk dihuni olehnya, tetapi diatas semua itu, aku bersyukur sempat merasakan bahagia itu, sempat memiliki hati itu,  walau tak sesempurna yang kurancang, harus ku akui kenangan indah ini akan menjadi sebuah rentetan kisah termanis sepanjang aku hidup, tetap kusimpan baik – baik di satu bilik tertutup  dihatiku, kenangan itu masih ada disini  ya tepat disini ,,! Dijantung ini !

“Dear it took so long, just to feel alright
Remember  how you put, back the light in my eyes
I wih  I had missed, the first time that we kissed
Cause you broke all your promises
and now your back, you don't get to get me back "

  (this lyric is mine ) 


By : Pesta Uli . Pangaribuan

Selasa, 26 Agustus 2014

SATU LAGI ,, KUTEMUKAN WANITA BERHATI BENING”



Aku  menemukan satu lagi wanita “berhati bening” setelah ibuku, ya dia wanita yang sangat lembut , berhati emas, aliran aliran KASIH yang Tuhan letakkan dalam hidupnya begitu besar dan luar biasa, aku akui aku bukanlah manusia yang cakap melihat hati seseorang, bahkan bukan pula seorang psikolog yang punya keahlian melihat karakter orang lain, tetapi aku sangat percaya dengan apa yang aku rasakan, bahwa aku berani menyimpulkan apa yang kurasakan dan apa yang kulihat dari hidupnya, semua adalah “BUAH yang manis” yang sudah dikecap dan dinikmati oleh banyak orang.

Ibu Rohaniku (Pdt. Ruth Runkat)
Aku bukan seorang pujangga dan  tidak ahli dalam menyanjung seseorang dalam kata – kata yang  terangkai indah, tetapi ditulisanku ini aku hanya ingin membagikan sesuatu apa yang Tuhan perlihatkan padaku bahwa masih ada orang - orang  seperti ini ditengah – tengah  kita, karena akhir - akhir ini dunia semakin kejam , kasih akan kebanyakan orang semakin tawar, tidak berasa apa -apa bahkan sangat  DINGIN !!

pertama kali aku mengenal sosok beliau kira – kira 5 tahun lalu tepat pada tahun 2009.

            Rangkulan pertamanya masih jelas tersimpan dilubuk hatiku, rangkulan kasih yang begitu nyaman, kasih TUHAN yang dia pakai sehingga membuatku merasa berharga, merasa diterima, merasa bahwa aku masih sangat berarti, aku masih ingat ketika aku datang dan mulai mengenal sosoknya, dengan keadaan yang pupus harapan,dan seolah tak mau mengingatnya lagi, dia menatapku begitu dalam dan mendengar setiap jeritan hati yang mulai aku curahkan padanya kala itu, diatas tatapanku yang kosong tentang hidup ini,  dengan kasih TUHAN yang ada padanya dia memberiku  motivasi dan kekuatan, seperti sebuah suntikan semangat yang kuterima saat itu, aku masih ingat waktu itu bertepatan dengan acara retreat paskah di cipanas, aku duduk dibarisan paling belakang dalam sebuah KKR dan tanpa kusadari dia menghampiriku, dan mulai mendoakanku, teduh sekali hati ini setelah didoakannya, memang tepatlah julukan kepada beliau 
 “ibu rohani” ya dialah wanita berhati bening yang aku maksud. Dan andaikata"malaikat" dapat kusejajarkan dengan dia, layaknya seperti ibuku.


             Andaikata aku seorang penulis handal yang sudah menerbitkan ribuan buku,pasti nama ibuku  dan nama  beliau akan berada di halaman paling depan di buku yang kutulis, aku menulis ini bukan karena aku mengidolakan seseorang atau mengelu – elukan kebaikan seseorang, tetapi semata- mata karena aku sangat diberkati melalui hidup beliau, Buah yang manis yang sudah banyak dinikmati orang lain termasuk aku !

Dan betapa yakin nya aku bahwa kelak beliau akan terpilih menjadi salah satu

“Penghuni Taman TUHAN”  di surga nya yang KEKAL !

Dan aku berharap aku bisa meniru teladannya, dalam kasihnya, perbuatannya, perkataanya yang memberkati, dan berharap akan banyak lagi orang - orang seperti dia dan mereka layak ditempatkan pada barisan “wanita -wanita berhati bening

Dan aku yakin, aku pasti menemukannya hari ini, esok, sehingga di dunia ini akan dipenuhi dengan manusia yang berhati tulus, berkasih bening .

Mungkin itu adalah anda  dan saya !!!  SEMOGA  !!


                                         
                                     
                                                 
                                         

                                    By  : Pesta uli Pangaribuan

Jumat, 11 Juli 2014

Process IS a Precious

Semua berjalan begitu cepat, tega nya sang waktu telah meninggalkanku sangat jauh
apa yang bisa kuharapkan dari matahari yang berada di ufuk  ??
masih kah tetap sperti itu lembutnya sang embun yang menyapa di pagi hari ?
tak semudah yang kurancang.. semua berbanding terbalik dari konsep di pikiranku
dan sejenak sadar ternyata DIA tidak membuatnya begitu mudah, padahal saya sangat yakin DIA bisa melakukan sedikit magis untukku dan buat semuanya indah, tetapi lagi - lagi aku salah
Dia tidak mau melakukan itu, Dia tidak mau ciptaanNya tampil karbitan.
Dia sedang melatihku untuk berjuang
Dia melatihku berperang untuk hidupku
Memerangi rasa malasku, egoku, angkuhku,dan semua gengsiku
"tak kerja tak makan awak"
Dan Dia melatihku untuk siap sedia dalam setiap proses yang sedang berjalan.
sampai tiba nanti saat nya Dia berkata kepadaku "sudah selesai anakku, engkau bertanding dengan baik"
tapi terkadang ucapan itu ingin segera kudengar dariNya tetapi jarak masih senantiasa terbentang.
Lupa kah Dia memberiku sedikit kekuatan ? benakku bertanya
Lupa kah Dia jika kekuatanku hampir habis ? otakku berjalan
Atau barangkali lupa kah Dia kalau beban yang dihadapanku ini berat tak terangkat???
Pertanyaan bodoh yang sering membanjiri pikiranku yang hanya sekelumit ini.
Jawabannya tentu Tidakkk !! 

Dia tidak pernah lupa,
tanpa sadar ternyata Dia memperlengkapiku dengan senjata - senjata ampuh untuk berjuang memenangkan hidup ini
Siap memberiku bekal yang cukup untuk berjuang menaklukkan rasa takut ini.
menyediakan semua yang kubutuhkan saat aku berjalan beriringan dengan PROSES hidup yang sangat tak kusukai ini,, dan ternyata Dia juga tak lupa menyediakan satu "kendi berisi air segar" untuk menyegarkanku di setiap perjalanku di "padang gurun " ini.
Tak lupa sesekali Dia menyeka peluh yang mengalir disekitar tubuhku.
Ironisnya aku bahkan tak menyadari kalau itu adalah tanganNya..ya..Itu adalah perbuatanNya
Hai jiwa ? masih pantaskah engkau mengeluh atas semua itu ?
Tak terbersitkah olehmu akan cintaNya yang teramat sangat besar didalam mu ???
bahkan Dia sangat menghargai dan mencintai serta setia mengikuti setiap "prosesmu"
sampai Ia menemukanmu seperti bejana yang indah ditangan Sang Penjunan 

#prosesmu teramat indah & berharga #




  11 juli 2014

( Pestauli . P)

Selasa, 01 Juli 2014

SELAMAT HARI LAHIR HAI JIWA



Tepat di Hari Ini  !!!
Meski tidak selalu dipestakan, tidak pula dianggap sebagai hari raya, titik pergantian umur ke angka yang lebih besar ini tidak pernah tidak membuat saya diam sebentar dan menerima bahwa akhir justru semakin dekat. Waktu, mendorongku  untuk maju berjalan dan bila perlu berlari dan waspada, menarikmu untuk bertekuk pada akhir, ungkap tulus.

Terimakasih wahai Penciptaku,, kejadianku ini  sangat luar biasa,
Ini Hari Lahir Thanks God
Terimakasih buat hari ini, wahai engkau wanita dan pria yang berhati bening,dua orang yang paling berharga telah membantuku hadir di dunia ini
Untuk wanita tulus yang selalu menyelimutiku dengan doa indah saban harinya.
Untuk ayah yang perkasa, yang sudah berpenghuni di taman Tuhan terimakasih telah menjadi ayah yang hebat untukku,,meski banyak hal yang harus ayah saksikan tentang putri bungsumu ini, berharap ayah tetap mengintip sedikit perjuangan hidup ini dari tempatnya yang  jauh dan jangan lupa bisikkan sedikit semangat lewat angin rindumu katakan saja sedikit 'pos roham borukku'
Untuk kakak dan saudara dari perut yang sama terimakasih telah bersama denganku memberikan terus dukungan untuk tetap berdiri diatas kaki sendiri di tanah orang tanpa terlepas dari Tangan sang Tuhan.
walau berjauhan tetapi hati selalu terikat manis.
Untuk para sahabat atau teman sejati, terima kasih karena tidak pernah beranjak dari tempat anda sebagai
”sebagai seorang sahabat" banyak hal yang telah kita lalui teman's
Bahkan mungkin untuk seseorang yang pernah disebut seorang kekasih lama tapi tetap hangat,  atau barangkali calon kekasih baru yang bersedia berjuang memenangkan hati ini,  dan semoga menjadi priaku nanti dan selamanya,dan berharap aku mendapatkan hati yang juga ingin mendapatkan hatiku , 
but until now it's still God's secret hahahaha.  Meski terlahir sendiri tetapi kehadiran kalian membuat hidup ini terasa lebih berwarna dan menyenangkan…
Yapp..inilah hari lahir
Hari dimana umur yang baru dan semakin tua pun tak terbantahkan
Terimakasih buat bertambahnya sekaligus berkurangnya masa perjalanan di hidup ini
Terimakasih buat Jiwa yang sejak lama setia menemani raga
Terimakasih buat Tubuh yang sehat yang senantiasa menemani setiap perjuangan hidup ini
Terimakasih buat Nafas yang super luarrr biasa ini
Terimakasih buat semua keadaan yang bisa kunikmati meski terkadang harus ku telan atau bila berkenan hendak aku bagikan sesekali.
Meski terkadang rapuh ditengah perjuangan ini,namun tetap kubisa rasakan topangan yang sangat kuat dari sang MAHA itu.
Kurang lebih dari 10000 hari hidup di bulatnya bumi ini ternyata satu hal yang sangat kunikmati hanyalah anugrahnya dari kecilnya detik sampai besarnya tahun – tahun yang bisa saya lewati.
Terimakasih buat hari lahir ini.



  by : Pesta Uli Pangaribuan
  02- 07 -14

Minggu, 15 Juni 2014

“Aku dan Doaku pada pemberi kasih sayang”


         
by : Riry Sitanggang
Aku dan Doaku pada pemberi Kasih Sayang




Telah banyak yang kulalui, hingga hari ini aku bisa tersenyum melihat semua yang padaku. Walau semua ini tak sesempurna khayalku,tapi aku bersyukur..
Telah begitu panjang perjalanan yang kutempuh, hingga hari ini aku bisa melihat siapa diriku, tak ada yang istimewa tanpa Tangan kuat yang menyertaiku.
Bila dengan lutut & airmata aku harus meminta padaNya, aku telah melakukan itu. Dengan kelembutan hatiNya aku telah menerima bahkan lebih dari yang kupinta..
Adakah aku merasa mudah dengan semua perjuangan ini ???
Hingga seringkali aku merasa benar dengan egoku..
Lupakah aku  dengan lutut & airmata yang tak pernah lelah meminta ???
Hingga seringkali aku  mengecewakanMu & pemberianMu..
Bilamanakah semua itu ada  padaku ???
aku pun datang lagi , berlutut lagi , menangis lagi,
Menjerit memohon iba dariMu yang  berkuasa mengubah hati.. 

AmpunMu berilah untuk anakMu yang seringkali membuatMu malu..
Seperti anak yang meraung pada bapanya,demikian kini aku menangis dihadapanMu...
Beri lah aku satu kesempatan lagi,untuk menata kembali hidupku yang mulai berubah karena dunia ini..
Kembalikan hari-hari penuh kasih itu, aku  merindu..
Kau lihat hatiku,Kau mengerti jalan pikiranku.. Takkan ku langkahkan kakiku bila itu akan menyakiti hatiMu & hatinya..
aku berharap padaMu yang mampu menghadirkan pelangi indah dibalik awan pekat..
        #itu harapku#


by : Riry  Sitanggang