Kamis, 27 November 2014

" arti sahabat "



MESKI TERLAHIR SENDIRI, NAMUN KEHADIRAN PARA SAHABAT BEGITU BERARTI

                                                                                     SAHABAT !! 
Hatiku tertegun mendengar kata ini, karena aku punya berlaksa - laksa cerita tentangnya         SAHABAT … terima kasih telah menemani separuh perjalanan hidup ini,  sahabat adalah mantan teman yang berubah status jadi sahabat karena begitu eratnya hati terpaut sehingga ada satu ikatan yang membuat aku sulit terlepas dari mereka.

Awalnya  begitu sulit mengenalinya, begitu sulit membaca suasana hatinya, tetapi lama - lama kami semakin belajar untuk semua keadaan disekitar kami. Terkadang begitu cepat menyimpulkan siapa sahabat, bagaimana sifat buruknya, makananan kesukaannya, kebiasaan konyol yang dilakukannya, cara bicaranya, dan cara mereka tertawa pun tak luput dari penilaianku, kadang aku bak juri handal yang tau semua seluk beluk kelemahan dan kelebihannya , malah gokilnya lagi terkadang aku lebih tau pria mana yang lebih pantas untuk pendamping hidupnya kelak,, hhmmm parah kan ?? nah sotoy nya tuch disini..:D (**udah kayak dukun aja hihihihi :D)
Tetapi anehnya lagi kehadiran mereka tuh begitu berarti banget , sumpah...sumpahhhhhh demi apa ya ??     hehehe pokoknya sumpah demi kau dan sibuah hati terpaksa aku harus                                          (**lagu kesukaan mak gue  wkwkwkwk :D)

Hahhahha,, ya pokoknya sahabat gak ada matinya  dech buat gue ..lho ko bahasanya  berubah lagi nih
Oke..oke lanjut guys,,serius nih… ;) Yach itulah sahabat , semua rasa menyatu padu, ntar marah baikan lagi, ntar kesel  adem lagi, kecewa,ngomongin ,trus curhat ma temen yang lain berharap dibela gitu ,, hahhahha tapi ternyata baikan lagi. Ya itulah sahabat , kan sahabat juga sama kayak gue, sama - sama manusia ,  kecuali loe berfikir kalo gue sahabatan nya sama robot, tapi kan gue sahabatannya sama manusia guys ckckkcck..  Tapi ada satu yang beda dari persahabatan kami guys,, kadang udah marah, dan bĂȘte  bingits   (*idih pake bingits = bahasa si chels’ nih , salah satu sahabat gue juga guys, tapi korban sinetron GGS gitu hahahha) #peace ahh hihihi :)
 Tapi bedanya persahabatan kami tu gak pake benci - benci ahh gak enak benci mah,, ntar ngondek  lagi hahhha  banci keless ….. 
 
              Persahabatan kami dibedakan oleh KASIH, kasih yang mengikat kami, sehingga kami tak perlu kemana -mana  untuk mencari sahabat yang sempurna karena kami adalah bagian dari yang sempurna itu, kami akan tetap disini , ya disini terus menanti sampai persahabatan diantara kami dikekalkan oleh waktu, meski pada akhirnya jarak pasti akan memisahkan kami yang  BERSAHABAT”
Akan banyak kenangan manis bersama para sahabat, curhat colongan sebelum tidur, tertawa terbahak bahak  tanpa memikirkan tetangga uring – uringan ckckkckc..., bercerita tentang mantan pacar, mantan gebetan , mantan nya mantan, pokoknya yang berbau mantan dikupas tuntas dech bareng sahabat… hahahaha, terkadang juga sifat kami yang masih kekanak - kanakan masih sesekali muncul ketika punya masalah, padahal semua keadaaan menuntut kami harus dewasa, yach harusnya sich begitu, TAPI itulah polosnya persahabatan ini,,masih natural banget, gak perlu  dipoles dengan kepura - puraan.


                Kami gak berusaha tegar padahal sebenarnya kami rapuh, gak pura  - pura baik2, padahal sebenarnya hati sedang sakit, kami gak butuh perasaan yang dibuat - buat ,  semua mengalir begitu saja,  ya seperti yang  gue  sebutin tadi,  disinilah letaknya perbedaan persahabatan kami, yaitu KASIH tadi.
Bukan KASIH yang berasal dari diri kami sendiri, tetapi dari KASIH Tuhan yang  sengaja  IA letakkan dihati kami masing  - masing ,  meski berasal dari latar belakang yang berbeda, suku yang beda pula, pokoknya semua beda. Yang buat kami bisa satu dan sama ya Cuma KASIH itu. 

               Guys.. itulah arti sahabat  yang selalu menaruh kasih setiap waktu, bahkan lebih daripada seorang saudara,  meski kami sadari kami terbatas, kami banyak kekurangan, kelemahan, terkadang juga kami harus rapat paripurna untuk ngebahas kelemahan kami, apa yang kurang dari kami, untuk sekedar minta maaf kami harus lakukan itu, yach.. biar makin kinclong dari semua pembenaran diri  kami , karena sahabat yang sebenarnya adalah seseorang yang  berhasil membuat kita mengenal siapa diri kita, mengenal kelemahan sendiri, tetapi masih  bersedia menjadi sahabatmu, bukan hanya sekedar membuatmu nyaman, senang, dan membanggakan kelebihanmu, tetapi yang mengasihimu dengan segala kekurangan dan kelebihanmu, SAHABAT adalah dia yang tau apa yang dia miliki ketika bersamamu,  bukan dia yang menyadari siapa dirimu setelah dia kehilanganmu. 

Dan  kami selalu bawa persahabatan ini di bawah kaki Tuhan, karena kami sadar kami terlalu lemah menanggung  semua kelemahan kami, persahabatan kami akan terus berlangsung sampai kami tua, sampai kami renta, sampai wajah cantik kami keriput, sampai kami mulai pikun.  Pikun akan bagaimana rasanya itu berpisah.

Karena persahabatan kami didasari oleh KASIH, dipertemukan oleh rencanaNya , diperkenalkan oleh butuhnya seorang sahabat bagi kami, dipertahankan oleh kuatnya hati kami, dan diteguhkan dengan kokoh oleh TUHAN kami,  dan kasih diantara kami akan mengakar begitu kuat dan  dalam,  sehingga tidak satupun dapat memisahkan kami dari KASIH Tuhan, bahkan “Maut” pun tidak !!!

            “persahabatan tak kenal perasaan kecewa, persahabatan kan kekal bila Tuhan
beserta,Sampai waktunya tiba, pulang  ke rumah-Nya, waktu hidup tak panjang, bersahabatlah …”


                               Ku Dedikasikan untuk para sahabat hidupku  di ‘rantau” ini    :

( Susan Liman, Rini Kembuan, Nina Pantow, Eunike Rumengan, Meyshen Watuseke, Elizabeth Siahaan ,  Chelsy Sandy ,Vonne Sumilat, Norma Trifena, Riry Sitanggang )

Rabu, 26 November 2014

"ARTI SAHABAT"



MESKI TERLAHIR SENDIRI, NAMUN KEHADIRAN PARA SAHABAT BEGITU BERARTI

                                                                                     SAHABAT !! 
Hatiku tertegun mendengar kata ini, karena aku punya berlaksa - laksa cerita tentangnya 
 SAHABAT … terima kasih telah menemani separuh perjalanan hidup ini,  sahabat adalah mantan teman yang berubah status jadi sahabat karena begitu eratnya hati terpaut sehingga ada satu ikatan yang membuat aku sulit terlepas dari mereka.

Awalnya  begitu sulit mengenalinya, begitu sulit membaca suasana hatinya, tetapi lama -lama kami semakin belajar untuk semua keadaan disekitar kami. Terkadang begitu cepat menyimpulkan siapa sahabat, bagaimana sifat buruknya, makananan kesukaannya, kebiasaan konyol yang dilakukannya, cara bicaranya, dan cara mereka tertawa pun tak luput dari penilaianku, kadang aku bak juri handal yang tau semua seluk beluk kelemahan dan kelebihannya , malah gokilnya lagi terkadang aku lebih tau pria mana yang lebih pantas untuk pendamping hidupnya kelak,, hhmmm parah kan ?? nah sotoy nya tuch disini… :D (**udah kayak dukun aja hihihihi  :D)
Tetapi anehnya lagi kehadiran mereka tuh begitu berarti banget , sumpah..sumpahhhhhh demi apa ya ?? hehehe pokoknya sumpah demi kau dan sibuah hati terpaksa aku harus… 
(**lagu kesukaan mak gue  wkwkwkwk  :D)
Hahhahha,, ya pokoknya sahabat gak ada matinya  dech buat gue ..lho ko bahasanya  berubah lagi nih
Oke..oke lanjut guys,,serius nih…. ;)

Yach itulah sahabat , semua rasa menyatu padu, ntar marah baikan lagi, ntar kesel  adem lagi, kecewa,ngomongin ,trus curhat ma temen yang lain berharap dibela gitu ,, hahhahha tapi ternyata baikan lagi. Ya itulah sahabat , kan sahabat juga sama kayak gue sama - sama manusia ,  kecuali loe berfikir kalo gue sahabatan nya sama robot, tapi kan gue sahabatannya sama manusia guys ckckkcck.. 

Tapi ada satu yang beda dari persahabatan kami guys,, kadang udah marah, dan bĂȘte  bingits                 (*idih pake bingits = bahasa si chels’ nih , salah satu sahabat gue juga guys, tapi korban sinetron GGS gitu hahahha) #peace ahh ;) Tapi bedanya persahabatan kami tu gak pake benci - benci ahh gak enak benci mah,, ntar ngondek  lagi hahhha  banci keless …..

             Persahabatan kami dibedakan oleh KASIH, kasih yang mengikat kami, sehingga kami tak perlu      kemana -mana  untuk mencari sahabat yang sempurna karena kami adalah bagian dari yang sempurna itu, kami akan tetap disini , ya disini terus menanti sampai persahabatan diantara kami dikekalkan oleh waktu, meski pada akhirnya jarak pasti akan memisahkan kami yang  BERSAHABAT”   

                  Akan banyak kenangan manis bersama para sahabat, curhat colongan sebelum tidur, tertawa terbahak bahak  tanpa memikirkan tetangga uring – uringan ckckkckc, bercerita tentang mantan pacar, mantan gebetan , mantan nya mantan, pokoknya yang berbau mantan dikupas tuntas dech bareng sahabat… hahahaha,  terkadang juga sifat kami yang masih kekanak - kanakan masih sesekali muncul ketika punya masalah, padahal semua keadaaan menuntut kami harus dewasa, yach harusnya sich begitu, TAPI itulah polosnya persahabatan ini,,masih natural banget, gak perlu  dipoles dengan kepura - puraan.

             Kami gak berusaha tegar padahal sebenarnya kami rapuh, gak pura  - pura baik2, padahal sebenarnya hati sedang sakit, kami gak butuh perasaan yang dibuat - buat ,  semua mengalir begitu saja,  ya seperti yang  gue  sebutin tadi,  disinilah letaknya perbedaan persahabatan kami, yaitu KASIH tadi. 
Bukan KASIH yang berasal dari diri kami sendiri, tetapi dari KASIH Tuhan yang  sengaja  IA letakkan dihati kami masing  - masing ,  meski berasal dari latar belakang yang berbeda, suku yang beda pula, pokoknya semua beda. Yang buat kami bisa satu dan sama ya Cuma KASIH itu. 

Guys.. itulah arti sahabat  yang selalu menaruh kasih setiap waktu, bahkan lebih daripada seorang saudara, meski kami sadari kami terbatas, kami banyak kekurangan, kelemahan, terkadang juga kami harus rapat paripurna untuk ngebahas kelemahan kami, apa yang kurang dari kami, untuk sekedar minta maaf kami harus lakukan itu, yach.. biar makin kinclong dari semua pembenaran diri  kami , karena sahabat yang sebenarnya adalah seseorang yang  berhasil membuat kita mengenal siapa diri kita, mengenal kelemahan sendiri, tetapi masih  bersedia menjadi sahabatmu, bukan hanya sekedar membuatmu nyaman, senang, dan membanggakan kelebihanmu, tetapi yang mengasihimu dengan segala kekurangan dan kelebihanmu, SAHABAT adalah dia yang tau apa yang dia miliki ketika bersamamu,  bukan dia yang menyadari siapa dirimu setelah dia kehilanganmu.

            Dan  kami selalu bawa persahabatan ini di bawah kaki Tuhan, karena kami sadar kami terlalu lemah menanggung  semua kelemahan kami, persahabatan kami akan terus berlangsung sampai kami tua, sampai kami renta, sampai wajah cantik kami keriput, sampai kami mulai pikun.  Pikun akan bagaimana rasanya itu berpisah.

Karena persahabatan kami didasari oleh KASIH, dipertemukan oleh rencanaNya , diperkenalkan oleh butuhnya seorang sahabat bagi kami, dipertahankan oleh kuatnya hati kami, dan diteguhkan dengan kokoh oleh TUHAN kami,  dan kasih diantara kami akan mengakar begitu kuat dan  dalam,  sehingga tidak satupun dapat memisahkan kami dari KASIH Tuhan, bahkan “Maut” pun tidak !!!

            “persahabatan tak kenal perasaan kecewa, persahabatan kan kekal bila Tuhan beserta,
Sampai waktunya tiba, pulang  ke rumah-Nya, waktu hidup tak panjang, bersahabatlah …”

Ku Dedikasikan untuk para sahabat hidupku  di ‘rantau” ini    :


( Susan Liman, Rini Kembuan, Nina Pantow, Eunike Rumengan, Meyshen Watuseke, Elizabeth Siahaan ,  Chelsy Sandy ,Vonne Sumilat, Norma Trifena, Riry Sitanggang )

Senin, 15 September 2014

PERNAH BAHAGIA DENGANMU, KENANGANNYA ITU LETAKNYA DISINI !!


I wish  I had missed, the first time that we kissed

“If  you ever leave me baby,
Leave some morphine at my door
Cause it would take a whole of medication
To realize what we used to have, we don’t have it anymore “

       Sepenggal lirik lagu ‘it will rain’ milik penyanyi favoritku, 
agak membawaku sedikit pada kenangan kenangan dulu ketika masih bisa  bersamanya , tetapi untungnya tak se-ekstrim lirik tersebut, aku tidak butuh morphine untuk membuatku  tersadar bahwa kisah indah itu bukan milik kita lagi, meski harus  aku akui bahwa hati ini masih  berat dan terasa sakit melaluinya sendiri.
  Masih segar dibenakku betapa kuatnya  hati ini menahanmu untuk tidak berlalu., mengingat usahaku memelihara hatiku, kadang  aku merasa muak jika sesuatu mengharuskanku untuk mengenangmu.  Meski tak dapat kupungkiri banyak kisah indah yang pernah kita alami berdua. 

Bahagiaku pernah hidup sebentar denganmu
Bahagiaku pernah menjadi wanita yang menyentuh relung hatimu
Walau aku tau sudah tak bisa lagi kumelangkah mendekatimu, sudah terlalu jauh setelah hati itu bukan milik ku lagi,
Ketika bayangmu berlalu,,,,
 Aku belajar hidup setengah mati,  karena aku tak menginginkanmu sekali lagi,

butuh waktu lama untuk merasa baikan, bersyukur kupunya Tuhan yang MAHA tau,  yang selalu menunjukkan lebih awal yang terbaik dari yang kuanggap baik dan seandainya kau kembali, aku sudah terlalu tangguh untuk jatuh lagi, untuk sakit lagi.  Tetapi kujamin itu takkan pernah terjadi, 
 
Karena cinta masih tetap mengembara, sampai ia menemukan tempat yang pantas untuk dihuni olehnya, tetapi diatas semua itu, aku bersyukur sempat merasakan bahagia itu, sempat memiliki hati itu,  walau tak sesempurna yang kurancang, harus ku akui kenangan indah ini akan menjadi sebuah rentetan kisah termanis sepanjang aku hidup, tetap kusimpan baik – baik di satu bilik tertutup  dihatiku, kenangan itu masih ada disini  ya tepat disini ,,! Dijantung ini !

“Dear it took so long, just to feel alright
Remember  how you put, back the light in my eyes
I wih  I had missed, the first time that we kissed
Cause you broke all your promises
and now your back, you don't get to get me back "

  (this lyric is mine ) 


By : Pesta Uli . Pangaribuan

Selasa, 26 Agustus 2014

SATU LAGI ,, KUTEMUKAN WANITA BERHATI BENING”



Aku  menemukan satu lagi wanita “berhati bening” setelah ibuku, ya dia wanita yang sangat lembut , berhati emas, aliran aliran KASIH yang Tuhan letakkan dalam hidupnya begitu besar dan luar biasa, aku akui aku bukanlah manusia yang cakap melihat hati seseorang, bahkan bukan pula seorang psikolog yang punya keahlian melihat karakter orang lain, tetapi aku sangat percaya dengan apa yang aku rasakan, bahwa aku berani menyimpulkan apa yang kurasakan dan apa yang kulihat dari hidupnya, semua adalah “BUAH yang manis” yang sudah dikecap dan dinikmati oleh banyak orang.

Ibu Rohaniku (Pdt. Ruth Runkat)
Aku bukan seorang pujangga dan  tidak ahli dalam menyanjung seseorang dalam kata – kata yang  terangkai indah, tetapi ditulisanku ini aku hanya ingin membagikan sesuatu apa yang Tuhan perlihatkan padaku bahwa masih ada orang - orang  seperti ini ditengah – tengah  kita, karena akhir - akhir ini dunia semakin kejam , kasih akan kebanyakan orang semakin tawar, tidak berasa apa -apa bahkan sangat  DINGIN !!

pertama kali aku mengenal sosok beliau kira – kira 5 tahun lalu tepat pada tahun 2009.

            Rangkulan pertamanya masih jelas tersimpan dilubuk hatiku, rangkulan kasih yang begitu nyaman, kasih TUHAN yang dia pakai sehingga membuatku merasa berharga, merasa diterima, merasa bahwa aku masih sangat berarti, aku masih ingat ketika aku datang dan mulai mengenal sosoknya, dengan keadaan yang pupus harapan,dan seolah tak mau mengingatnya lagi, dia menatapku begitu dalam dan mendengar setiap jeritan hati yang mulai aku curahkan padanya kala itu, diatas tatapanku yang kosong tentang hidup ini,  dengan kasih TUHAN yang ada padanya dia memberiku  motivasi dan kekuatan, seperti sebuah suntikan semangat yang kuterima saat itu, aku masih ingat waktu itu bertepatan dengan acara retreat paskah di cipanas, aku duduk dibarisan paling belakang dalam sebuah KKR dan tanpa kusadari dia menghampiriku, dan mulai mendoakanku, teduh sekali hati ini setelah didoakannya, memang tepatlah julukan kepada beliau 
 “ibu rohani” ya dialah wanita berhati bening yang aku maksud. Dan andaikata"malaikat" dapat kusejajarkan dengan dia, layaknya seperti ibuku.


             Andaikata aku seorang penulis handal yang sudah menerbitkan ribuan buku,pasti nama ibuku  dan nama  beliau akan berada di halaman paling depan di buku yang kutulis, aku menulis ini bukan karena aku mengidolakan seseorang atau mengelu – elukan kebaikan seseorang, tetapi semata- mata karena aku sangat diberkati melalui hidup beliau, Buah yang manis yang sudah banyak dinikmati orang lain termasuk aku !

Dan betapa yakin nya aku bahwa kelak beliau akan terpilih menjadi salah satu

“Penghuni Taman TUHAN”  di surga nya yang KEKAL !

Dan aku berharap aku bisa meniru teladannya, dalam kasihnya, perbuatannya, perkataanya yang memberkati, dan berharap akan banyak lagi orang - orang seperti dia dan mereka layak ditempatkan pada barisan “wanita -wanita berhati bening

Dan aku yakin, aku pasti menemukannya hari ini, esok, sehingga di dunia ini akan dipenuhi dengan manusia yang berhati tulus, berkasih bening .

Mungkin itu adalah anda  dan saya !!!  SEMOGA  !!


                                         
                                     
                                                 
                                         

                                    By  : Pesta uli Pangaribuan